Rakyattalk.com

Presiden Prabowo Apresiasi Mentan Amran Sulaiman atas Keberhasilan Mengendalikan Sektor Pertanian

RakyatTalk, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas keberhasilannya dalam mengendalikan sektor pertanian di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pertemuan strategis dengan Mentan Amran di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta. Dalam kesempatan itu, Presiden menyoroti peran penting kementerian dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Melalui teleconference dengan petani, penyuluh pertanian, kepala dinas provinsi, PERPADI, serta jajaran terkait lainnya, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya terhadap swasembada pangan. Ia mengapresiasi kerja keras semua pihak yang telah membawa Indonesia semakin dekat dengan target swasembada beras dan pangan secara keseluruhan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Mentan atas pengendalian situasi pertanian. Ini pencapaian yang sangat baik. Tinggal bagaimana kita semua bekerja sama untuk memperkuat upaya ini,” ujar Prabowo.

Menurutnya, pangan adalah isu strategis yang menentukan masa depan bangsa.

“Masalah pangan adalah hidup dan matinya bangsa Indonesia. Ini bukan hanya soal ketahanan, tetapi juga kedaulatan dan kemerdekaan. Kalau kita ingin maju, pangan harus aman terlebih dahulu. Saya meminta semua pihak bekerja dengan ketulusan, cinta tanah air, dan semangat patriotisme yang tinggi,” tegasnya.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani, pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram. Presiden Prabowo menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah untuk melindungi petani dari ketidakstabilan harga pasar.

“Saya siap mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP). Ini bukan main-main, ini soal kepentingan bangsa. Pengusaha boleh untung, tapi tidak boleh seenaknya. Semua pihak harus mendapat manfaat, mulai dari petani, produsen, pengusaha, hingga konsumen,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar penggilingan padi di daerah tidak bertindak merugikan petani. Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah siap mengambil tindakan tegas.

“Jika ada penggilingan padi yang bermain curang, saya akan bertindak. Semua pihak punya tanggung jawab. Pengusaha harus mendapatkan keuntungan yang wajar, tetapi juga wajib memastikan kesejahteraan petani,” tegasnya.

Presiden Prabowo optimistis bahwa Indonesia akan mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan. Ia menilai, dengan kerja sama yang solid antara pemerintah, petani, dan sektor terkait, Indonesia akan menjadi negara yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya.

“Saya yakin Indonesia akan sukses. Target saya adalah swasembada dalam empat tahun, tapi dengan kerja sama yang baik, kita bisa mencapainya lebih cepat,” ujarnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh Presiden terhadap sektor pertanian. Menurutnya, berbagai permasalahan yang sebelumnya menghambat produktivitas petani kini telah teratasi berkat kebijakan pemerintah yang responsif terhadap kebutuhan di lapangan.

“Inilah puncak kejayaan petani. Terima kasih kepada Bapak Presiden karena telah memenuhi seluruh permintaan petani, mulai dari pupuk, penyuluh pertanian lapangan (PPL), irigasi, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya yang dulu menjadi kendala,” ujar Mentan Amran.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah, sektor pertanian Indonesia diharapkan terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi para petani serta seluruh masyarakat Indonesia.

Leave a Comment