RakyatTalk, Tapin – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, meresmikan Masjid Hasnur Asy Syajarah di Sungai Puting, Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, pada Senin sore. Peresmian ini juga berlangsung dalam rangka buka puasa bersama warga setempat. Dalam acara yang penuh khidmat tersebut, turut hadir sejumlah habaib, ulama, serta masyarakat sekitar.(03/3)
Acara dimulai dengan pembacaan syair maulid oleh Groub Maulid Ijtima’ul Majelis dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ustadz Saudi. Hasnuryadi Sulaiman, yang juga merupakan Komisaris PT Hasnur Citra Terpadu, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya atas terwujudnya masjid yang menjadi amanah dari orang tuanya. “Masjid ini merupakan amanah dari orang tua saya yang harus diwujudkan untuk masyarakat di Tapin. Semoga bisa menjadi tempat ibadah yang bermanfaat,” ujar Hasnuryadi.
Lebih lanjut, Wagub Kalsel itu menyampaikan doa untuk almarhum ayahnya, H. Abdussamad Sulaiman HB (Haji Leman), yang telah menjadi teladan dalam hidup dan kariernya. “Saya memohon doa dari masyarakat agar saya dapat menjalankan amanah ini dengan baik, terutama dalam tugas saya sebagai Wakil Gubernur Kalsel,” tambahnya.
Hasnuryadi menjelaskan bahwa nama masjid Hasnur Asy Syajarah memiliki makna yang dalam, yaitu seperti pohon rindang yang dapat memberikan keteduhan bagi masyarakat sekitar. “Semoga masjid ini dapat memberikan manfaat dan menjadi tempat ibadah yang membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan dana santunan kepada anak-anak yatim dan paket Ramadhan 1446 Hijriah. Wagub Kalsel mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersamaan dan memperkuat tali silaturahmi. “Marilah kita bersama-sama menjaga kebersamaan ini demi tercapainya keberkahan Ramadhan,” tutup Hasnuryadi.
Presiden Direktur Hasnur Group, Hj. Jayanti Sari, juga menyampaikan harapan yang sama. Menurutnya, pendirian Masjid Hasnur Asy Syajarah merupakan kelanjutan dari amanah almarhum H. Abdussamad Sulaiman. “Masjid ini didirikan sebagai bentuk kebersamaan kita dalam beribadah dan semoga membawa manfaat bagi masyarakat di masa depan,” kata Hj. Jayanti.
Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh agama ini juga diisi dengan tausiyah oleh Tuan Guru Jaro (KH. M. Ahmad Sanusi) dan diakhiri dengan pembacaan tahlil, doa, dan dzikir bersama menjelang berbuka puasa yang dipimpin oleh Guru Ahmad Barmawi.
