RakyatTalk, Kotabaru – Wakil Ketua I DPRD Kotabaru, Awaludin, memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas proyek jalan di Dusun Karang Sari, Trans Lama, Desa Lalapin, Kecamatan Hampang. (3/2)
Rapat ini dihadiri oleh warga desa, tokoh masyarakat, serta Kepala Desa Lalapin, Mijo Yanto. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah masalah terkait proyek jalan tersebut disoroti oleh warga.
Kepala Desa Lalapin, Mijo Yanto, menyampaikan keluhan warga mengenai proyek jalan yang terhenti dan belum selesai sesuai target. “Proyek jalan ini seharusnya selesai hingga akhir 2024, tetapi hanya satu lapis aspal yang dikerjakan dan kini sudah rusak parah,” tegas Mijo. Ia juga menambahkan bahwa masih ada sisa pekerjaan sepanjang 1,3 km yang belum terealisasi, meski sebelumnya proyek ini diajukan untuk pengerjaan sepanjang tiga kilometer.
Mijo Yanto juga menyoroti permasalahan pembayaran material yang belum diselesaikan. Beberapa pihak yang menyuplai material dari luar kontraktor mengaku belum menerima pembayaran hingga saat ini. “Sebagian material disuplai oleh pihak luar kontraktor, namun sampai hari ini mereka belum dibayar,” kata Mijo.
Kekhawatiran warga semakin mendalam karena indikasi ketidakwajaran dari pihak kontraktor. “Warga enggan lagi mendukung proyek ini karena gelagat kurang baik dari kontraktor, namun Kabid Bina Marga Dinas PUPR meyakinkan kami bahwa pembayaran akan tetap diselesaikan,” ujar Mijo.
Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kotabaru, Awaludin, menjelaskan bahwa kontrak proyek jalan tersebut telah diputus dan progres pembayaran proyek telah mencapai 67,59 persen. Meskipun demikian, ia mengakui adanya kendala dalam penyelesaian pembayaran material. “Kami akan mencarikan solusi terkait tunggakan pembayaran material kepada warga. Masalah ini harus segera ditindaklanjuti agar tidak merugikan masyarakat,” ujar Awaludin.
DPRD Kotabaru berkomitmen untuk mengawal permasalahan ini dan memastikan bahwa proyek jalan di Desa Lalapin dapat segera diselesaikan sesuai dengan harapan masyarakat. Proyek yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga ini kini tengah menghadapi berbagai kendala, namun dengan perhatian dari pihak DPRD, diharapkan proyek ini dapat terselesaikan dengan baik dan memenuhi standar yang diharapkan.
