Rakyattalk.com

80 Desa di Tanah Bumbu Terancam Bencana Alam: Warga Siaga Menghadapi Risiko

RakyatTalk, Tanah Bumbu – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, melaporkan bahwa 80 desa di wilayah tersebut berisiko tinggi terhadap berbagai jenis bencana alam.

Kepala BPBD Tanah Bumbu, Sulhadi, dalam keterangan persnya pada Minggu, 19 Januari 2025, mengungkapkan bahwa desa-desa tersebut tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Satui, Kusan Hulu, Kusan Hilir, Karang Bintang, Mentewe, dan Teluk Kepayang.

“Bencana alam yang berpotensi terjadi di wilayah ini antara lain banjir, tanah longsor, kebakaran, angin puting beliung, dan rob (naiknya permukaan air laut),” jelas Sulhadi.

Menurut Sulhadi, sejak dua bulan terakhir, pemerintah daerah telah menetapkan status siaga bencana di Kabupaten Tanah Bumbu. Wilayah dengan aliran sungai yang rentan banjir, seperti Kecamatan Mentewe, Batulicin, dan Satui, menjadi perhatian khusus.

Sulhadi menjelaskan bahwa tiga kecamatan, yaitu Mentewe, Batulicin, dan Satui, memiliki potensi besar untuk dilanda banjir jika intensitas hujan meningkat. Potensi banjir bisa lebih parah lagi jika terjadi pasang air laut, yang akan menghambat aliran air dari hulu sungai.

“Untuk mengantisipasi bencana banjir, kami telah memasang tiga unit alat Early Warning System (EWS) di titik-titik rawan di sepanjang daerah aliran sungai,” kata Sulhadi. Alat EWS ini dirancang untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat dan pihak berwenang agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan dan mitigasi lebih cepat.

Selain teknologi EWS, BPBD Tanah Bumbu juga melibatkan relawan masyarakat untuk membantu penanggulangan bencana. Sebanyak 150 relawan tersebar di seluruh kecamatan, siap memberikan bantuan fisik, edukasi, dan penyuluhan kepada warga.

Sulhadi menambahkan bahwa BPBD akan memperkuat jumlah relawan dengan membentuk relawan di tingkat desa. Setiap desa yang rawan bencana akan memiliki satu relawan yang bertugas.

“Saat ini, kondisi Tanah Bumbu masih relatif aman, tetapi kami tetap menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja,” tutup Sulhadi.

Dengan persiapan yang matang dan keterlibatan aktif masyarakat, BPBD Tanah Bumbu berharap dapat mengurangi dampak dari bencana alam dan melindungi keselamatan warga setempat.

Leave a Comment