ENREKANG – Beredar video di berbagai platform media sosial (Medsos), seorang guru ngaji di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah delapan bulan gajinya tak dibayarkan.
Dalam pengakuan yang diunggah akun @enrekanginfo, guru ngaji yang enggan disebutkan namanya tersebut mengaku sudah empat bulan gajinya tidak dibayarkan di tahun 2023. Bahkan di tahun 2024 juga empat gajinya belum dibayarkan.
“Iya betul pak mulai tahun 2023, itu 4 bulan tidak terbayarkan bulan 9, 10, 11, 12 (September, Oktober, November, dan Desember),” kata guru ngaji tersebut.
“Sedangkan di tahun 2024, empat bulan juga tidak terbayarkan mulai dari bulan 6, 7, 8, 9 (Juni, Juli, Agustus, September),” sambungnya.
Sehingga, kata dia, total sudah delapan bulan yang belum dibayarkan oleh Pemkab Enrekang gaji tersebut.
“Totalnya semua ada 8 bulan belum terbayarkan dari tahun lalu. Ada SK dari Pemda. Di 2023 masih ditandatangani Muslimin Bando, di 2024 itu Pejabat Bupati,” jelasnya.
Tak hanya gaji yang belum dibayarkan, beberapa tenaga ahli keagamaan yang juga dipecat dengan tidak hormat.
“Ada beberapa teman yang dipecat secara tidak hormat. Tidak tahu juga apa gerangan kenapa mengambil sepihak. Di chat secara pribadi langsung diberhentikan tanpa melalui SK pemberhentian,” jelasnya.
Sontak video yang beredar di Medsos tersebut pun menuai kontroversi dari kalangan netizen.
“Wkwkwkw. . Anaknya mau kasi lunas hutang yang natinggalkan bapaknya? (Emot ketawa),” tulis akun @_cincawww.
“Takut na kalau enrekang nagadaikan wkwkwk,” timpa netizen lainnya.
“Bangkrut, miskin PAD, banyak utang. Menyala prestasi mantan Hokage Sunagkure,” tulis akun @yusn_ucnk26.
“Masyarakat melarat dia jadi villanya di bukit matal allo. . . (Emot aplaus),” timpal akun @_cincawww.
